6 tips untuk meningkatkan dan mempertahankan fleksibilitas seiring bertambahnya usia

6 tips untuk meningkatkan dan mempertahankan fleksibilitas seiring bertambahnya usia

Penelitian menunjukkan bahwa sementara kita secara alami kehilangan sedikit fleksibilitas seiring bertambahnya usia, kita masih mempertahankan kemampuan untuk meningkatkan fleksibilitas kita dengan berolahraga secara teratur.

Penurunan fleksibilitas yang berkaitan dengan usia ini terjadi karena beberapa alasan, termasuk hilangnya elastisitas pada otot dan tendon, hilangnya air di jaringan lunak dan cakram intervertebralis, dan peningkatan kekakuan pada persendian.

Meskipun otot dan persendian yang tidak digunakan dapat menjadi kaku atau sakit pada usia berapa pun, jika kita ingin mengatasi hilangnya kelenturan akibat proses penuaan, penting bagi kita untuk melakukan apa yang kita bisa untuk tetap lentur.

Para ahli juga menemukan hubungan antara fleksibilitas dan keseimbangan, dan mengatakan bahwa memiliki kelenturan yang memadai pada persendian seperti pergelangan kaki, lutut, dan pinggul dapat mengurangi risiko jatuh seiring bertambahnya usia.

Selain itu, peningkatan fleksibilitas juga dapat mendukung latihan kekuatan dengan membantu meningkatkan bentuk dan teknik. Seperti fleksibilitas dan keseimbangan, membangun dan mempertahankan kekuatan otot adalah cara lain yang sangat efektif untuk mencegah jatuh seiring bertambahnya usia, dan dapat meningkatkan umur panjang secara keseluruhan. Selama penelitian jangka panjang terhadap 3.600 orang di atas usia 55 tahun, peserta dengan tingkat massa otot yang lebih besar tetap lebih sehat dan hidup lebih lama.

Saat ini tidak ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa memiliki peningkatan fleksibilitas dapat mencegah berkembangnya arthritis, tetapi peregangan teratur dapat membantu meringankan gejala yang terkait dengannya seperti nyeri, pembengkakan, dan kekakuan.

Author: Eric Robinson